Advertisement
Prabowo: Program MBG Capai 44 Juta Penerima
Contoh menu Makan Bergizi Gratis, lengkap dengan susu kotak. - dok - Harian Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA–Presiden Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dinikmati 44 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia, dengan total produksi mencapai lebih dari 2 miliar porsi makanan, mencakup ibu hamil, balita, dan siswa sekolah. Program ini membuktikan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan gizi masyarakat.
Dalam sambutannya pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Jumat malam, Presiden kembali menekankan bahwa penerima MBG terdiri dari ibu hamil, balita, dan siswa sekolah.
Advertisement
"Hingga saat ini, lebih dari 44 juta penerima manfaat telah menikmati MBG, termasuk anak-anak dan ibu hamil di seluruh Indonesia," kata Prabowo.
Presiden menambahkan bahwa dengan jumlah penerima manfaat tersebut, setidaknya 2 miliar porsi makanan telah diproduksi dan disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), melebihi proyeksi awal sebesar 1,8 miliar porsi.
BACA JUGA
"Tiap hari mereka menerima makan, sudah 2 miliar 'meals' diproduksi dan disampaikan ke penerima manfaat. Ini pencapaian yang membanggakan," ujar Prabowo.
Prabowo juga menceritakan dukungan tokoh-tokoh kunci dalam perekonomian Indonesia serta menyebut daftar Menteri Kabinet Merah Putih yang hadir dalam pertemuan tersebut.
Presiden mengucapkan terima kasih kepada Badan Gizi Nasional (BGN) yang telah mengawal program MBG. Menurutnya, keberhasilan program ini merupakan hasil sinergi dan kerja sama yang baik seluruh pihak.
"Saya bersyukur mendapat dukungan dari orang-orang hebat sehingga pencapaian ini adalah hasil kerja kita semua," tutup Presiden.
Program MBG yang telah menyentuh 44 juta penerima dan memproduksi 2 miliar porsi menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan gizi anak-anak dan ibu hamil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
- KPK Duga Modus CSR Dipakai dalam Aliran Dana Wali Kota Madiun
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
- Guru dan Murid di Jambi Adu Jotos, Kasus Berujung Laporan ke Polda
Advertisement
Pasar Sentul Sepi, Wali Kota Jogja Pastikan Retribusi Dipotong
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Basarnas Pastikan Data Smartwatch Kopilot ATR Rekaman Lama
- LBH Jogja Soroti Represi Aktivis dan Konflik Agraria Sepanjang 2025
- BGN: Program MBG Bikin Siswa Lebih Bugar dan Aktif Belajar
- Dispar Kulonprogo Dorong Desa Wisata Mandiri Jadi Profesi Utama
- KPK Tahan Bupati Pati dan Tiga Kades, Kasus Pemerasan Jabatan
- Jejak Diduga Macan Muncul di Semanu, BKSDA Pasang Kamera Trap
- Bentuk Posbankum di Kalurahan, Bupati Kulon Progo Terima Penghargaan
Advertisement
Advertisement



